Thursday, March 3, 2011

Laporan Pratikum Biologi tentang Spektrum Cahaya Mempengaruhi Perkecambahan Biji Kacang Hijau

PENGARUH BERBAGAI SPEKTRUM CAHAYA MATAHARI BAGI PERKECAMBAHAN BIJI KACANG HIJAU,A simple science experiment is often done with colored lights and seedlings.


OLEH:

KELOMPOK PRAKTIKUM BIOLOGI

KELAS XII IPA 2

SMAN 3 SINGKAWANG

2010

PENGARUH BERBAGAI

SPEKTRUM CAHAYA MATAHARI

BAGI PERKECAMBAHAN BIJI KACANG HIJAU
















OLEH:

ALVIONITA SILVIANTY

AZURA ALHAFIJ

DITA HAFSARI

IMAM HAKIM S

REZA SUHENDRA

KELOMPOK PRAKTIKUM BIOLOGI

KELAS XII IPA 2

Kata Pengantar

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan karunia-Nya Insya Allah Laporan Penelitian ini telah dilselesaikan dengan baik.

Terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu atas kerjasama dan bantuannya.

Untuk itu, kami menyadari sepenuhnya keterbatasan dalam penyusunan laporan ini masih banyak mengalami kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat diharapkan.

Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.

Amin….

Wassalam,…

Singkawang, 27 Agustus 2010


(Penulis)





Daftar Isi

Judul Penelitian

Kata Pengantar

Daftar Isi

2

3

4

Bab I Pendahuluan

- Latar Belakang Masalah

- Perumusan Masalah

- Tujuan Penelitian

- Manfaat Penelitian

5

Bab II Tinjauan Pustaka

- Dasar Teori

- Hipotesis

6

Bab III Bahan dan Metode Penelitian

- Alat dan Bahan

- Cara kerja

- Analisis data

7

8

Bab IV Hasil dan Pembahasan

- Hasil Penelitian

- Pembahasan

9

Bab V Kesimpulan dan Saran

- Kesimpulan

- Saran

11

Daftar Pustaka.

12

Lampiran-lampiran

13

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Cahaya memegang peranan yang sangat penting dalam perkecambahan biji dari beberapa tanaman. Peranan cahaya dalam merangsang atau menghambat perkecambahan biji dari beberapa tanaman ini telah diketahui sejak pertengahan abad ke-19. Biji-biji yang untuk perkecambahannya sangat dipengaruhi cahaya dengan biji-biji yang light sensitif. Kebanyakan biji-biji tanaman menjadi sensitif terhadap cahaya bila biji-biji tersebut dalam keadaan basah. Pencahayaan biji-biji kering tidak efektif dalam menstimulasi perkecambahan, tetapi pencahayaan biji-biji yang telah direndam air kesinar matahari langsung dalam waktu 0,01 detik saja telah mampu memberikan pengaruh stimulasi perkecambahan biji. Tetapi pada biji-biji tertentu justru perkecambahan dihambat dengan adanya cahaya dan tidak terpengaruh kelembaban yang ada.

Tanaman tidak hanya dipengaruhi oleh cahaya, namun oleh warna cahaya juga. Cahaya yang berasal dari matahari tampak putih atau kuning, tapi sebenarnya merupakan spektrum penuh warna. Jika kita mengambil prisma dan meletakkannya ke cahaya, akan membagi cahaya menjadi tujuh warna yang berbeda: nila merah, oranye, kuning, hijau, biru, dan ungu. Pertumbuhan tanaman sebenarnya dapat dimanipulasi oleh paparan jangka panjang untuk warna terisolasi dalam spektrum.

red light image by EvilGirl from Fotolia.com lampu merah image by EvilGirl dari Fotolia.com

B. Perumusan Masalah

Dari penjelasan di atas maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut: “Bagaimanakah pengaruh berbagai macam spektrum cahaya matahari terhadap kecepatan perkecambahan biji kacang hijau?

C. Tujuan Penelitian

“Untuk mengetahui pengaruh berbagai spektrum cahaya matahari terhadap kecepatan perkecambahan biji Kacang Hijau”.

D. Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini antara lain dapat “mengetahui efek dari spektrum sinar matahari baik positif maupun negatif bagi perkecambahan biji kacang hijau.”

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Dasar Teoric and plants. c dan tanaman. Focus on short plants image by Supertrooper from Fotolia.com Fokus pada gambar tanaman pendek oleh Supertrooper dari Fotolia.com

Fitokrom adalah kelompok protein yang memungkinkan tanaman untuk mendeteksi warna. Kualitas cahaya adalah panjang gelombang cahaya dan warna dari sumber cahaya. Merah adalah salah satu warna yang memiliki pengaruh paling besar terhadap pertumbuhan tanaman. Merah dan oranye terang memengaruhi pematangan dan berbunga pada tumbuhan, tetapi warna merah saja tidak akan membuat tanaman yang sehat. Merah biru kebutuhan untuk membuat sehat, rindang dan tanaman berbunga. Jika tanaman kurus, mungkin terlalu banyak cahaya merah atau oranye.

Pigmen yang memegang peranan dalam perkecambahan biji adalah phytochrome yang sulit ditentukan karena hanya terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit dalam biji. Biji light sensitive yang telah mengadakan imbibisi bila disinari dengan sinar merah (660 mu) mengakibatkan phytocrome merah berubah bentuk menjadi bentuk phytocrome infra merah yang aktif sehingga dapat menyebabkan perkecambahan biji.

Sedangkan pencahayaan dengan sinar infra merah (730 mu) mengakibatkan perubahan bentuk kebentuk phytocrome merah yang inaktif sehingga menghambat perkecambahan biji. Van der Veen (1973) menyatakan bahwa phytocrome infra merah menginduksi embryo dalam biji untuk menghasilkan hormon giberelin. Giberelin ini menginduksi terbentuknya enzym amylase dalam biji. Amylase akan memecah pati menjadi gula sehingga akan meningkat tekanan osmose dalam biji. Hal ini akan berakibat pecahnya kulit biji. Dengan rusaknya kulit biji maka biji- biji yang dorman akan berkecambah.

Sinar matahari yang sampai di bumi dikuasai oleh sinar merah sehingga phytocrome diubah menjadi bentuk phytocrome infra merah aktif. Penetrasi cahaya ke dalam tanah tergantung oleh panjang gelombang. Cahaya merah penetrasinya mencapai kira-kira 2,5 cm dalam tanah berpasir. Di kedalaman yang lebih besar keadaannya menjadi gelap .

Tanaman terlihat hijau karena mereka tidak menyerap cahaya hijau. Tanaman hijau muda memberi warna mereka. Mata manusia melihat cahaya yang masuk retina. Memasuki otak dan fotoreseptor kerucut membedakan warna disebut dengan mengidentifikasi panjang gelombang cahaya yang berbeda.
Ada sebuah kerucut untuk setiap warna utama - merah, hijau dan biru - yang kita lihat. Cahaya hijau terpantul dari tanaman karena mereka tidak menyerap, jadi itulah sebabnya kita melihat tanaman hijau.
I want to do this! What's This? Aku ingin melakukan ini! Apa ini?

three green lillies on green background image by Tomo Jesenicnik from Fotolia.com tiga hijau lillies pada gambar latar belakang hijau oleh Tomo Jesenicnik dari Fotolia.com

B. Hipotesis

Rumusan hipotesis dari penelitian ini adalah sebagai berikut

“Berbagai macam spektrum cahaya matahari dapat berpengaruh terhadap kecepatan perkecambahan biji Kacang Hijau.”.

the colored floodlights of niagara image by Ken Pilon from Fotolia.com lampu sorot berwarna citra Niagara oleh Ken Pilon dari Fotolia.com

BAB III

BAHAN DAN METODE PENELITIAN

A. Alat dan Bahan

a. Alat:

i. Baskom

ii. Sendok

iii. Gelas plastik

iv. Sarung tangan

v. Gelas ukur

vi. Lidi

vii. Penggaris

viii. Selotip

ix. Kertas

x. Spidol

xi. Plastik warna merah,kuning,hijau,putih

b. Bahan:

i. Kacang hijau

ii. Air

iii. Tanah bakar

B. Cara Kerja

1. Pemilihan biji kacang hijau yang terbaik.

Dalam pemilihan biji kacang hijau yang terbaik, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

- Pilihlah biji kacang hijau yang baru, bersih, tidak berkutu, tidak busuk, dan mengkilat.

- Rendamlah biji kacang hijau tersebut, seleksi kembali kemudian ganti airnya dan biarkan perendaman dalam waktu 24 jam agar memecah dormansi.

- Pilihlah biji kacang hijau yang homogen untuk selanjutnya diletakkan di media yang telah tersedia.

2. Mempersiapkan media tanam.

Dalam mempersiapkan media tanam yang baik, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

- Karena dalam penelitian ini menggunakan tanah, jadi sterilkanlah tanah tersebut dengan cara dibakar, dipanggang, ataupun dipanaskan.

- Setelah proses sterilisasi, masukkan tanah tersebut ke dalam gelas plastik yang telah dilubangi sebelumnya dalam volume yang sama rata.

3. Mempersiapkan sungkup plastik

Sungkup berbentuk kerucut tanpa tutup. Sungkup terbuat dari berbagai plastik mika dengan warna sesuai di atas. Sungkup dibuat dengan ukuran diameter +20cm dan tinggi +30cm.

4. Penanaman

Dalam penanaman biji kacang hijau, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

- Siapkan media tanam yang telah tersedia

- Pilih biji kacang hijau yang berkualitas dan homogen

- Susunlah tiap-tiap biji kacang hijau ke dalam media tanam, masing-masing 10 biji

- Berilah tanda tiap-tiap biji dalam satu media tanam

- Siramilah tiap-tiap media tanam yang telah ditanami biji kacang hijau tersebut setiap 1 hari sekali sebanyak 50 ml air.

- Tutuplah seluruh permukaan media tanam dan sediakan ruang untuk perkecambahan bagi biji kacang hijau setiap saat (kecuali untuk pengambilan data dan penyiraman).

C. Analisis Data

Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17-23 Agustus 2010 di Kel.Kuala, Kec.Singkawang Barat, Kota Singkawang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode eksperimen. Macam perlakuan :

1. Sungkup plastik warna merah

2. Sungkup plastik warna kuning

3. Sungkup plastik warna hijau

4. Sungkup plastik warna bening

Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman, dan jumlah daun. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan sungkup plastik terhadap perkecambahan biji kacang hijau, adapun berbagai variabelnya.(terlampir)

Adapun cara pengambilan data yang akan dilakukan yaitu:

- Mengambil data tinggi tanaman(batang) dan jumlah daun.

- Pengambilan data ini akan dilakukan setiap jam 17.00 WIB setiap harinya selama 5 hari.

Pada penelitian ini, analisis data yang dapat dilakukan adalah:

1. Mencari nilai rata-rata kecepatan perkecambahan biji Kacang Hijau pada tiap perlakuan

2. Membandingkan hasil antara satu perlakuan dengan perlakuan yang lain.

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

(terlampir)

B. Pembahasan

Setelah diteliti, ternyata terdapat pengaruh berbagai macam spektrum cahaya matahari bagi perkecambahan biji kacang hijau.

Pada sungkup plastik merah terdapat tinggi tanaman yang paling maksimal dibandingkan dengan sungkup plastik kuning, hijau, dan bening. Sedangkan pada sungkup plastik bening terdapat perkecambahan paling minimal dibandingkan dengan pada sungkup plastik merah, kuning, dan hijau.

Rata-rata kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau pada sungkup plastik merah juga paling tinggi. Walaupun di hari pertama hingga kedua rata-rata pertumbuhan tertinggi adalah pada sungkup plastk hijau dan kuning, hal ini dapat disebabkan karena ada 1 biji kacang hijau pada sungkup plastik merah yang belum mengalami perkecambahan hingga akhir pengamatan.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Kesimpulannya adalah setiap berbagai spektrum cahaya matahari memiliki pengaruh terhadap perkecambahan biji kacang hijau. Mulai dari cahaya merah, kuning, hijau, dan netral.

Cahaya merah adalah spektrum cahaya matahari yang paling berpengaruh untuk mempercepat proses perkecambahan.

B. Saran

· Sebelum penanaman, terlebih dahulu dilakukan perendaman untuk memecah dormansi biji itu sendiri. Jadi sebaiknya perendaman lebih dimaksimalkan agar dapat berhasil memecahkan dormansi biji yang akan ditanam. Sehingga kesalahan pengamatan lebih dapat diminimalkan.

· Memilih biji kacang yang masih segar sehingga dapat memaksimalkan hasil penelitian.

· Kondisi tanah dan air diusahakan steril.

· Perlu dilakukan penelitian kembali untuk mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan perkecambahan kacang Hijau.

DAFTAR PUSTAKA

· Coretan Silvia Arifin

· UNWIR BAND

· SCRIBD.COM

· Google.com

· BSE BIologi Kelas XII IPA

· http://ftp.ui.edu/bebas/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0055%20Bio%202-3b.htm

· http://elisa.ugm.ac.id/files/yeni_wn_ratna/67PHjdvQ/III-perkecambahan.doc.edu.htm

· http://ditjenbun.deptan.go.id/benihbun/benih/index

· http://www.kebonkembang.com/content/view/168/44/

· www.sbmchina.com

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Gambar-gambar

2 comments: